Showing posts with label Batin dan Spiritual. Show all posts
Showing posts with label Batin dan Spiritual. Show all posts

Sebuah Pelajaran tentang HENING

Hening adalah sikap batin yang tenang dan damai, dari asal kata stillness, seperti air di danau yang tenang. Inilah ketrampilan pertama dan utama dalam spiritual. Kita biasa sibuk dan lelah dengan segala kesibukan. Televisi menyala sepanjang hari, musik terus memenuhi kamar tidur, komputer dan semua peralatan entertainmen lain memenuhi waktu senggang kita. Bahkan kita beribadah dan berdoa pun mulut kita sibuk. Anda tidak ada waktu untuk pengembangan batin. Padahal  pengembangan batin dan spiritual dimulai dalam hening. Kontak dengan Tuhan dimulai ketika kita mengheningkan batin kita.

Waktu Sendirian Bersama Tuhan

Selama ini mungkin kita beranggapan bahwa untuk beragama berarti mengikuti berbagai aturan, membuat berbagai upacara, tatacara, dan acara yang makan waktu tenaga dan biaya ...  Isa mengajarkan langsung tentang inti agama, yaitu hal pertama yang wajib dilaksanakan, dan amat sederhana, langsung pada sumbernya: waktu sendirian bersama dengan Tuhan. Time for being alone with God. Waktu untuk menghadap Dia langsung, berdialog dengan Roh yang didalam kita. Waktu kita menyediakan saat khusus di tempat favorit yang tenang, indah dan damai, menutup semua gangguan luar, menutup pintu kamar, mencari tempat tenang, lalu berinteraksi langsung dengan Tuhan, melalui mengheningkan cipta dan memusatkan perhatian kita kedalam.    

MERDEKA! Kemerdekaan Spiritual

Kita merayakan hari kemerdekaan ke sekian kalinya, meskipun banyak yang mengeluh mengapa peringatan kemerdekaan tahun ini ramai atau sepi, mengapa para pemimpin tidak mau bersatu merayakannya, mengapa setelah sekian lama kita "merdeka" tetapi hanya sekian persen kecil penduduk yang merdeka sedangkan sebagian besar yang lain terjerat tekanan ekonomi sementara sekelompok kecil berpesta memakai hasil korupsi, kebijakan yang tidak pro rakyat, dan seterusnya. Kita belum merdeka itu kesimpulannya.
Penjajahan dan perbudakan memang sudah menjadi masalah kronis bangsa sejak lama dan tidak akan selesai sampai kapanpun tanpa pembenahan mental spiritual para pemimpin bangsa kita. Tetapi perlu diingat bahwa penjajahan itu amat banyak bentuknya, dan yang paling parah adalah penjajahan spiritual. Tidak mungkin ada kebebasan sejati  jika belum ada kebebasan atau kemerdekaan spiritual. Kemerdekaan spiritual adalah kunci kemajuan umat manusia. Tanpa itu, kita terbelenggu dalam tradisi, tatacara, kemunafikan, keterbelakangan dan kegagalan.  Tanpa ini, agama hanya akan berisi tatacara, ritual, hafalan, dan hukum yang tidak manusiawi.  Tanpa kemerdekaan ini, kita akan tetap dalam zaman kegelapan. Kemerdekaan spiritual adalah salah satu tujuan dan pokok terpenting orang belajar spiritual dan agama. Berikut adalah artikel mengenai kemerdekaan spiritual yang sesungguhnya yang akan membuat kita merdeka selamanya.